Muhammad bin Badr al-Umari
Banyak sekali para da'i, khotib, dan
muballigh yang menganjurkan untuk banyak bersyukur kepada Allah, namun hanya
sedikit manusia yang mau mendengar. Dari sekian orang yang mendengar tersebut,
hanya sedikit yang mengamalkan. Dari sekian orang yang mengamalkan tersebut,
hanya sedikit yang mengamalkannya secara sempurna. Kebanyakan orang yang
mengamalkan syukur, mereka sekadar bersyukur dengan lisannya, tanpa diiringi
dengan perbuatan.
Alangkah indahnya apa yang diucapkan oleh Ibnul
Qayyim al Jauzi rahimahullah berikut ini. Beliau berkata : “Barangsiapa
bersyukur dengan lisannya saja tanpa diiringi (perbuatan) anggota badannya, maka
ia ibarat seorang yang memiliki selimut namun hanya memegangi ujungnya saja
dan tidak memakainya! Sehingga selimut tersebut tidak dapat melindunginya dari
panas, dingin, salju, ataupun hujan.” (Uddatush Shabirin hal. 172)
