Salah seorang sahabat Rasulullah yang mulia, Abdullah bin Mas’ud radhiaLlahu ‘anhu, pernah berkata :
اطلب قلبك في ثلاثة مواطن : عند سماع القرآن ، وفي مجال الذكر ، وفي أوقات الخلوة ، فان لم تجده في هذه المواطن فسل الله أن يمن عليك بقلب فانه لا قلب لك .
“Hadirkanlah hatimu pada tiga tempat : tatkala membaca Al Qur’an, majelis dzikir (ilmu), dan tatkala menyendiri. Bila engkau tidak mendapatkan hatimu pada tiga tempat ini, maka mintalah kepada Allah agar memberikan kepadamu hati, karena sesungguhnya dirimu tidak memiliki hati” (Al Fawaid hal. 267, Ibnul Qoyyim al Jauzi. Cet. Maktabah Dar al Bayan)
SubhanaLlah, tidak ada orang yang mengigau tatkala membacakan surat dari rajanya, pastilah dia akan serius dan sungguh-sungguh, maka tidaklah berakal orang yang mengigau tatkala membaca ayat-ayat Rabbnya. Tidak ada seorang berakal pun yang bersikap acuh tak acuh ketika diajak bicara oleh rajanya, maka tidaklah berakal orang yang tidak memperhatikan hukum-hukum Allah tatkala dibacakan kepadanya. Dan orang yang hatinya tidak dapat hadir pula tatkala jasadnya hadir menyendiri di hadapan Rabbnya, maka persaksikanlah bahwa hatinya benar-benar telah hilang.
